PASAR TRADISIONAL DESA TAPEN

Ada tiga hal penting peran pasar desa dalam proses kehidupan dan pembangunan  masyarakat pedesaan yaitu: Pertama, berfungsi sebagai entitas ekonomi. Hal ini dimaknai pasar desa berperan sebagai penggerak roda perekonomian pedesaan baik dari sektor perdagangan, sektor industri ataupun sektor jasa.

Kedua, berfungsi sebagai entitas sosial. Maknanya pasar desa sangat kuat dalam mempertahankan budaya lokal, yaitu budaya gotong royong, kebersamaan dan budaya  kekeluargaan. Bertemunya antara penjual dan pembeli, tidak hanya sekedar untuk melakukan transaksi ekonomi, tetapi lebih dari itu sekaligus menjadi media interaksi sosial.

Ketiga, berfungsi sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal ini mencerminkan Pasar Desa bisa menjadi ladang  penerimaan desa yang berasal dari sewa kios, retrubusi para pedagang dan penjual jasa yang beraktivitas didalam dan sekitar pasar desa.

Dengan peran pasar desa tersebut bisa dipandang sebagai stimulator dan dinamisator dalam menggerakan bagi roda perekonomian di wilayah perdesaan. 

Potensi yang dimiliki oleh desa yang berupa hasil-hasil alam yang berupa hasil produk pertanian serta hasil produk-produk yang sudah diolah oleh masyarakat desa, akan mampu di linkkan ke berbagai lini konsumen pengguna. 

Disamping itu juga akan digunakan  untuk memasarkan produk-produk yang juga dibutuhkan oleh masyarakat desa. Dan diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan bagi Pemerintahan Desa.

Dengan didirikannya pasar desa yang dikelola dengan baik, maka produk-produk masyarakat desa akan bisa dikembangkan dan ditingkatkan kualitas dan jenisnya sehingga menjadi produk yang kompetitif dan juga sekaligus bisa diperjualbelikan sebagai produk-produk unggulan maupun produk etnik di kawasan desa setempat. 

Masyarakat dari luar yang sedang dalam perjalanan dari daerah satu ke daerah lain pada akhirnya bisa mengetahui, mengenal sekaligus bisa mampir ke pasar ini untuk beristirahat sekaligus berbelanja karena ada kulinernya juga.

Pasar desa kami sekarang ini sudah menjadi ikon pusat kuliner, dengan berdirinya para pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai kuliner menjadikan pasar desa semakin ramai. Dengan banyaknya penjaja kuliner, pasar desa kami jadi daya tarik sendiri bagi para konsumen penggemar kuliner. Didukung dengan letak pasar sebagai lintas dari empat kecamatan dari arah barat kecamatan Rakit, dari utara kecamatan Punggelan, selatan kecamatan Bawang dan timur kecamatan Wanadadi. 

Dampak yang ditimbulkan atas kegiatan interaksi masyarakat desa melalui pasar desa akan bisa meningkatkan dinamisasi perekonomian masyarakat desa karena  akan terjadi pertukaran transaksi produk lokal dari daerah satu dengan daerah lainnya. 

Oleh sebab itu dalam percepatan pembangunan desa, pasar desa juga harus dikelola secara baik sehingga akan mampu memunculkan pola pikir baru dan akan meninggalkan mindset lama yang menempatkan desa hanya sebagai objek pembangunan tanpa keterlibatan yang layak dalam prosesnya akan bisa terlaksana dengan melalui pemberdayaan pasar.

Kedepan, konsep pengembangan dan pemberdayaan pasar desa tidak sekedar pasar lokal atau pasar tradisional tapi lebih jauh akan dikembangkam menjadi pasar modern dengan memanfaatkan kemajuan informasi dan tehnologi yaitu pasar on line, bahasa kerennya e-commerce market village. BUMDes akan menjadi operator utama pengembangan pasar desa dan sudah pasti harus didukung dengan kemampuan sumberdaya manusia yang terlatih, handal dan profesional.(*)